Mengapa ada penderitaan (1) ?

Kenapa walaupun kita sudah percaya kepada Tuhan, masih saja ada yang namanya penderitaan? Simaklah cerita yang satu ini:

Alpha dan Beta adalah teman baik, mereka sering menghabiskan waktu bersama (keduanya laki-laki dan sudah mempunyai istri). Alpha yang sudah lama mengenal Beta tahu bahwa Beta adalah orang yang baik, berbudi pekerti, beriman, dan seorang ayah yang begitu baik. Suatu hari, secara tidak sengaja Alpha melihat suatu kejadian yang mengejutkan. Di suatu ruangan, Beta sedang diam terpaku menonton anaknya yang masih kecil, Gamma, yang sedang ditusuk jarum oleh beberapa orang. Alpha tidak habis berpikir kenapa Beta tidak segera menolong anaknya, Gamma, dari orang-orang yang tersebut. Gamma menangis keras, melihat ayahnya yang berada tidak jauh darinya cuma bisa menonton dirinya yang “menderita”

Skenario disini sebenarnya adalah di rumah sakit. Pagi itu, Gamma sedang bermain-main di taman dan dia jatuh dan kepalanya terkena batu. Beta segera membawa anaknya ke rumah sakit dan dokter mengatakan bahwa kepalanya harus dijahit.

Disini kita bisa melihat ada beberapa peran yang mewakili pandangan dunia tentang penderitaan:

1. Alpha: yaitu pandangan orang-orang yang selalu komplain kenapa ada penderitaan. Dia tidak mengerti tentang skenario yang sedang terjadi dan tidak berpikir lebih dalam lagi.

2. Beta: yaitu Bapa kita di Sorga yang begitu peduli kepada kita, hatinya begitu tertusuk melihat kita yang menderita, tetapi dia tahu bahwa itu semua adalah untuk menolong dan membentuk kita.

3. Gamma: yaitu kita sendiri. Disini bisa ada 2 pandangan. Kalau kita tidak menaruh sepenuhnya kepercayaan kita kepada Bapa, maka kita akan komplain dan mengatakan bahwa Bapa itu jahat. Tetapi kalau kita menaruh kepercayaan kita sepenuhnya kepada Bapa, maka kita akan percaya bahwa walaupun kita menderita, itu adalah untuk kebaikan kita dan Bapa tetap ada di samping kita.

Marilah kita menaruh kepercayaan kita sepenuhnya kepada Bapa.

Advertisements
Published in: on November 12, 2008 at 10:44 am  Leave a Comment  

The URI to TrackBack this entry is: https://ricksensw.wordpress.com/2008/11/12/mengapa-ada-penderitaan/trackback/

RSS feed for comments on this post.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: