Harga yang harus dibayar.

Pernahkah kita berpikir begini:

Mengapa Tuhan tidak begitu saja mengampuni dosa manusia, tanpa perlu mengirim anaknya yang tunggal Tuhan Yesus untuk mati bagi kita? Bukankah dia maha kuasa?

Pada mulanya ada 2 orang sahabat baik, mereka adalah Alpha dan Beta. Mereka tinggal serumah di satu kamar. Mereka sangat mengasihi satu sama lain, tetapi pada suatu hari Beta melakukan hal yang tidak terduga. Beta memukuli Alpha di kamarnya sampai babak belur, menghancurkan barang-barangnya, dan meninggalkannya terkapar tidak berdaya di kamarnya.

Alpha:”Ah….kenapa Beta melakukan hal ini padaku…”

Selanjutnya Alpha mengumpulkan segenap kekuatannya menelpon ambulans, dan dia berhasil diselamatkan. Setelah beberapa hari perawatan dan sembuh, akhirnya dia kembali ke rumahnya. Di situ dia bertemu kembali dengan Beta.

Beta:”Maaf ya Alpha, aku waktu itu sedang stress, maafkan aku. Sebagai gantinya aku bayari biaya rumah sakitmu deh. Aku juga akan mengganti rugi semua barang-barangmu yang rusak, ok? Aku traktir makan degh abis ini.”

Alpha:”Ya sudah…kita kan teman baik, aku mengasihimu kok.”

Begitulah Alpha rugi mental dan fisiknya secara luar biasa, sedangkan Beta rugi dengan duidnya. Lalu beberapa bulan kemudian, terjadi kembali hal yang tidak terduga. Beta kembali kumat dan memukuli Alpha, menjatuhkannya dari lantai 3 rumah mereka. Pejalan kaki yang melihat hal tersebut dengan segera memberikan pertolongan pertama dan segera menelpon ambulans. Alpha kembali berhasil diselamatkan. Ternyata Beta juga simpati dan menjenguk Alpha di rumah sakit.

Beta:”Maaf lagi ya Alpha, aku ¬†mengasihimu…aku tidak akan mengulanginya lagi.”

Alpha:”Iya… tidak apa-apa, aku juga mengasihimu Beta.”

Polisi yang mendapat laporan tentang kejadian ini segera menangkap Beta dan langsung dihadapkan pada pengadilan. Di pengadilan Beta dituntut hukuman penjara ringan dan diharuskan membayar biaya perawatan rumah sakit. Begitulah kembali Alpha rugi mental dan fisik yang parah, sedangkan Alpha rugi secara ekonomi dan menghabiskan beberapa bulan di penjara. Setelah itu kembali mereka berdua tinggal dengan damai selama beberapa minggu. Tetapi… lagi-lagi terjadi hal yang tidak diinginkan oleh Alpha. Beta kali ini menyiksanya secara luar biasa, meninggalkan Alpha 9/10 mati. Kembali Alpha berhasil diselamatkan setelah melewati perawatan intensif yang lama di rumah sakit. Setelah Alpha pulang:

Alpha:”Hai Beta, aku memaafkanmu. Kamu tidak usah membayar biaya rumah sakitku, Aku akan menanggung semuanya, biaya rumah sakit dan penderitaan yang telah kamu berikan. Aku tetap mengasihimu, Beta.”

Beta:”Alpha….apakah kamu yakin? Maafkan aku telah bersalah kepadamu. Aku berjanji tidak akan melakukannya lagi.”

Di kasus ketiga ini, Alpha mengalami kerugian finansial beserta fisik dan mentalnya. Sedangkan Beta tidak mengalami kerugian apapun.

Di atas hanyalah cerita fiksi belaka yang menunjukkan 1 fakta:

Di dalam suatu perbuatan yang fatal, ada suatu harga yang harus ditanggung, entah oleh orang yang melakukan, orang yang mengalami, ataupun pihak ketiga.

Dalam kasus di atas, biaya rumah sakit harus ditanggung oleh seseorang. Harus ada harga yang harus dibayar. Entah biayanya ditanggung Alpha, Beta, ataupun mungkin ada teman yang menjenguk Alpha dan berbaik hati membayarnya baik seluruhnya maupun sebagian.

Bukankah hal ini juga adalah analogi dari kehidupan kita? Kita adalah Beta, Tuhan adalah Alpha, dan dosa adalah kejahatan yang kita lakukan, yaitu menjauhkan diri dari pencipta kita, melanggar perintahnya, dll.

Sebelum Tuhan mengirim anaknya, Yesus untuk mati bagi kita, harga yang harus dibayar adalah persembahan darah domba yang tidak bercacat cela, atau hal lain yang Tuhan ijinkan pada umatnya. Manusia tetap melanggar perintah Tuhan, menyakiti hatiNya, dan meminta maaf dengan memberikan kurban (harga yang harus dibayar). Hal ini terus berlangsung sampai Tuhan menyiapkan rencana terbesarnya untuk membayar harga dari dosa itu sendiri, yaitu dengan mengorbankan anaknya yang tunggal, Tuhan Yesus, untuk mati bagi kita.

Harga tetap harus dibayar. Harus ada yang menanggungnya. Tidak bisa kita katakan:”Mengapa Tuhan tidak begitu saja mengampuni dosa kita, tidak usah repot-repot mengirim anaknya Tuhan Yesus untuk mati kan?” Hal ini karena dosa adalah hal yang sangat berat, dan karena manusia melakukan dosa ada harga yang harus dibayar.

Dosa adalah hal yang fatal karena manusia memberontak dari penciptaNya dan melanggar perintahNya.

Harga itu entah adalah persembahan darah domba tak bercacat cela, atau kalau tidak harganya adalah maut. Dalam hal ini maka kita sebagai manusia yang melakukan dosa itulah yang membayar harga, tetapi tentu saja Tuhan juga disakiti. Ini seperti Beta yang membayari biaya rumah sakit untuk perawatan Alpha.

Setelah Tuhan Yesus berkorban untuk menggantikan dosa kita, maka itulah harga yang harus dibayar. Dalam hal ini kita manusia yang melakukan dosa tidak membayar harganya, tetapi Tuhan yang disakiti membayar harganya itu sendiri. Ini seperti Alpha yang dalam kasus ketiga menanggung sendiri penderitaan beserta dengan biaya rumah sakit.

Seperti Alpha yang mempunyai pilihan apakah harganya mau dibayar oleh Beta atau dirinya sendiri, begitu juga Tuhan mempunyai pilihan untuk membuang kita pada maut sbg akibat dosa, atau mengorbankan dirinya untuk membayar harga dosa itu. Tuhan memilih yang kedua.

Harus ada harga yang harus dibayar untuk dosa manusia.
Apakah harga dosamu sudah dibayar?
Tuhan Yesus telah membayarnya, dan kita bisa diselamatkan, itulah anugerah.

Advertisements
Published in: on January 3, 2009 at 1:52 am  Comments (2)  

The URI to TrackBack this entry is: https://ricksensw.wordpress.com/2009/01/03/harga-yang-harus-dibayar/trackback/

RSS feed for comments on this post.

2 CommentsLeave a comment

  1. wow keren blognya…

  2. wah, makasih ^.^
    semoga bisa bermanfaat dan membuka wawasan


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: