Mukjizat

Mukjizat didefinisikan sebagai suatu hal atau tindakan yang berada di luar alam yang natural, atau dengan kata lain berada di area supernatural.

Seperti dalam postingan sebelumnya tentang Supernatural, saya menggunakan analogi tentang daerah pedalaman yang tidak mengetahui adanya dunia luar. Kargo yang jatuh ke daerah pedalaman tersebut adalah seperti suatu mukjizat bagi mereka, karena menurut pikiran mereka tidak mungkin ada suatu barang yang bisa jauh ke tanah mereka dari atas (karena mereka belum tahu adanya pesawat) atau mungkin mereka menganggapnya jatuh dari surga. Begitu juga halnya dengan kita yang berada di alam natural, mendengar cerita atau kesaksian dari orang-orang tentang adanya mukjizat. Mereka mungkin “kejatuhan kargo” (mendapatkan kesembuhan ajaib, dll) yang menurut mereka tidak bisa terjadi di alam natural ini. Dalam postingan sebelumnya tentang Supernatural telah diberikan argumen tentang adanya suatu hal yang supernatural. Kalau hal ini benar maka mukjizat bukanlah suatu hal yang tidak masuk akal.

Kalau benar ada Tuhan yang menciptakan alam natural, maka dia tentunya dapat bertindak di alam natural dan supernatural. Maka kita pun bertanya: “Kalau Tuhan yang menciptakan alam, berarti hukum alam adalah ciptaannya, tetapi bukankah mukjizat menentang hukum alam?” Kalau hal ini benar maka Tuhan menyangkal hukum yang dibuatnya sendiri. Tetapi hal ini tidaklah benar, dan C.S. Lewis menggunakan analogi yang bagus:

Kita mempunyai sebuah kotak. Setiap hari kita menaruh 1 buah bola kedalamnya. Pada hari yang ketiga, menurut hukum alam terdapat 1+1+1=3 buah bola. Tetapi ketika kita melihatnya ternyata hanya terdapat 2 buah bola saja. Apakah hukum aritmatika gagal dalam hal ini (1+1+1=2) ? Ternyata seseorang mengambil 1 bola pada malam sebelum kita melihatnya, dan kita tidak tahu akan hal tersebut. Dalam hal ini yang kita ketahui dan lihat adalah hukum aritmatika dilanggar (1+1+1=2), akan tetapi kita tidak tahu bahwa dalam kasus sebenarnya hukum aritmatika tidak dilanggar (1+1+1-1=2). Dalam hal ini terjadi suatu intervensi dari manusia (yang mengambil 1 bola tersebut). Tetapi ketika kita memperbesar lingup analogi ini, intervensi tersebut berasal dari Tuhan. Dengan demikian mukjizat adalah intervensi Tuhan terhadap alam natural kita yang tidak melanggar hukum natural.

Karena mukjizat berada di daerah supernatural, maka tentu saja para ilmuwan yang bekerja di daerah natural tidak dapat meneliti apalagi menyangkalnya.

Dalam sejarah dunia paling sedikit terdapat 1 mukjizat yang telah terjadi. 1 Mukijizat yang pasti terjadi itu ada 2 kemungkinan (yang satu pasti betul dan yang satu pasti salah):

  1. Mukjizat pertama:
    Sekitar tahun 6 SM lahir seseorang bernama Yesus yang dipercayai memenuhi seluruh nubuat dari kitab orang Yahudi. Menurut orang-orang dia lahir dari seorang perawan bernama Maria. Dia mengaku sebagai anak Allah dan dia dengan berani menyatakan hal itu kepada semua orang, yang pada zaman itu dianggap sebagai suatu penghujatan besar terhadap Allah orang Yahudi, sampai akhirnya dia hampir dirajam batu sampai mati. Dia dipercayai melakukan banyak mukjizat seperti menyembuhkan orang sakit, memberi makan 5000 ++ orang hanya dengan 5 roti dan 2 ikan, berjalan di atas air, dan masih banyak lagi. “Anak Allah” ini mengatakan ia diutus oleh Bapanya untuk menjadi korban bagi orang-orang berdosa di dunia sehingga manusia bisa diselamatkan melalui dirinya. Ia mempunyai 12 murid yang selalu bersamanya, dan 1 murid bernama Yudas Iskariot berkhianat padanya. Menurut kitab yang dituliskan murid lainnya, Yesus sendiri sudah tahu bahwa ia akan dikhianati. Pada akhirnya “Anak Allah” ini disalibkan dan mati. Konon ia bangkit dari kubur pada hari ketiga, dan naik ke surga yang disaksikan oleh 500-an orang.
    Mukjizat ini adalah kedatangan Allah untuk berkorban bagi manusia, menebus dosanya, agar manusia yang percaya bisa didamaikan dengan Allah dan diselamatkan.
     
  2. Mukjizat kedua:
    Mukjizat ini menyatakan Yesus bukan Anak Allah dan dia tidak bangkit dari kematian. Murid-murid Yesus (yang berprofesi nelayan) yang putus asa setelah kematian gurunya, mencuri mayat gurunya itu (yang kuburnya dijaga ketat) dan mengarang kitab tentang kebangkitannya, semata untuk mendapatkan pengikut. Setelah itu mereka dengan semangat luar biasa menceritakan kebohongan ini. Ternyata cerita bohongnya ini sukses dan mereka mendapatkan banyak sekali pengikut dari kebohongan ini. Mereka juga berhasil menghasut 500 orang untuk bersekongkol sebagai saksi dari kenaikan Yesus ke surga. Paling sedikit 10 dari 12 murid ini mati sebagai martir (dibakar, disalib, disiksa, dll) hanya untuk melindungi cerita bohong ini. Para pengikut cerita bohong ini terus bertahan sampai sekarang (yang menurut data tahun 2005, 33% penduduk dunia ditipu oleh cerita ini), dan terlebih lagi menurut sejarah ada jutaan orang yang dimartir mempertahankan cerita bohong ini.
    Mukjizat ini adalah kedashyatan cerita bohong yang dikarang oleh 12 orang tidak terdidik, dan cerita bohong ini membuat pengarangnya sendiri beserta jutaan orang pengikut cerita bohong ini rela dimartir. 

Di antara 2 mukjizat yang terjadi ini hanya 1 yang betul. Mana yang menurutmu betul?

Advertisements
Published in: on January 28, 2009 at 9:39 am  Leave a Comment  

The URI to TrackBack this entry is: https://ricksensw.wordpress.com/2009/01/28/mukjizat/trackback/

RSS feed for comments on this post.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: