Predestinasi (2)

Hidup akan dianalogikan sebagai sebuah buku disini.

  1. Aku melihat ada sebuah buku berjudul “Hidup Ricksen”. Setiap bab dari buku tersebut adalah 1 tahun hidupku. Buku ini telah tertulis dari awal sampai habis. Namun aku tidak tahu buku itu terdiri dari berapa bab, karena sampai detik ini aku baru bisa membaca sekitar 21 bab, dan buku itu belum bisa kubaca habis. Hanya sang penulis buku (pemberi kehidupan) ini yang tahu berapa jumlah bab yang ada, dan apa isi dari bab-bab tersebut. Kata demi kata dalam buku tersebut harus kulakukan walaupun aku tidak sadar bahwa aku sedang melakukan apa yang telah tertulis di dalam buku tersebut.
    Ini adalah predestinasi tanpa kehendak bebas (free will).
    Dalam predestinasi tanpa kehendak bebas, kita adalah robot yang membaca dan melakukan apa yang telah tertulis dalam buku tersebut. 
     
  2. Aku melihat ada sebuah buku berjudul “Hidup Ricksen”. Setiap bab dari buku tersebut adalah 1 tahun hidupku. Aku sendirilah yang menorehkan tulisan dalam buku ini. Aku melihat bahwa halaman-halaman dibalik Bab 21 masih belum ditulis. Buku ini diberikan kepadaku oleh seorang penulis. Penulis ini juga tidak tahu apa yang akan aku tulis. Penulis ini hanya sekadar memberi kita buku (kehidupan).
    Ini adalah kehendak bebas (free will) tanpa predestinasi.
    Dalam kehendak bebas tanpa predestinasi, sang penulis buku  tidak mempunyai kuasa untuk mengetahui apa yang akan kita tulis.
     
  3. Aku melihat ada sebuah buku berjudul “Hidup Ricksen”. Setiap bab dari buku tersebut adalah 1 tahun hidupku. Aku sendirilah yang menorehkan tulisan dalam buku ini. Aku melihat bahwa halaman-halaman dibalik Bab 21 masih belum ditulis. Buku ini (kehidupan) diberikan kepadaku oleh seorang penulis (pemberi kehidupan). Penulis ini adalah pembuat dan pemilik dari segala buku yang ada. Sang penulis (pemberi kehidupan) ini mahatahu, karena itu dia telah tahu apa yang akan aku tulis dalam buku tersebut dari awal sampai akhir, bahkan sebelum dia memberikan buku itu padaku (sebelum aku hidup). Walaupun aku melihat bahwa buku ini masih belum tertulis habis, penulis ini mampu melihat buku ini telah tertulis penuh olehku.
    Ini adalah predestinasi dengan kehendak bebas (free will).
    Aku sendiri yang menulis buku ini, itulah kehendak bebas. Sang penulis buku mahatahu yang memberiku buku ini juga telah mengetahui isi buku ini dari awal sampai habis, dan dialah yang menciptakan buku yang kutulis ini, itulah predestinasi.

Mari kita definisikan penulis buku (pemberi kehidupan) ini sebagai Tuhan. Tuhan adalah mahakuasa dan mahatahu, maka pilihan kedua gagal karena dalam pilihan ini dia tidak tahu apa yang akan kutulis dalam buku ini. Tuhan juga menciptakan kehidupan agar ciptaannya mengasihi dia secara sukarela, itulah kasih sejati. Maka pilihan pertama juga gagal karena robot tidak bisa memberikan kasih sejati. Tuhan adalah mahakuasa, mahatahu, dan mahakasih, itulah pilihan ketiga (predestinasi dengan kehendak bebas). Dia mahakuasa karena menciptakan buku itu, mahakasih karena memberikan kehendak bebas pada kita agar kita dapat mengasihi dia, mahatahu karena dia tahu semua yang akan kita tuliskan pada buku itu. Ketika dia memberikan buku itu kepada kita untuk kita tulis (awal kehidupan), dia juga telah melihat buku tersebut penuh oleh tulisan kita. Dan karena dia adalah sang pencipta dari buku ini, maka dia telah mempredestinasikan kita juga memberikan kehendak bebas kita.

Life is full of choices. We have full freedom to choose, yet at the same time the creator of life has known and predestined what we will choose.

 


Advertisements
Published in: on February 8, 2009 at 12:03 pm  Leave a Comment  

The URI to TrackBack this entry is: https://ricksensw.wordpress.com/2009/02/08/predestinasi-2/trackback/

RSS feed for comments on this post.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: