Arti Seni-Game-Cinta-Fashion

Ketika aku melihat keindahan alam
Aku menatap keindahan ciptaan tangan Allah
Aku sadar itu semua hanyalah keindahan temporal yang akan hancur oleh manusia
Tetapi ketika aku menatap bumi dan langit yang baru ciptaan Allah, itulah keindahan alam yang kekal

Ketika aku bermain game
Hatiku bersukacita dan dapat kulupakan kesedihanku
Aku sadar itu semua hanyalah sukacita temporal yang hilang setelah aku berhenti bermain
Tetapi ketika aku bermain bersama dengan Allah, hatiku kan bersukacita selamanya

Ketika aku melihat fashion design
Hatiku bergetar merasakan paduan kemegahan dan keelokan busana ciptaan manusia
Aku sadar itu semua hanyalah kemegahan dan keelokan temporal
Tetapi ketika aku melihat kemegahan dan keelokan jubah Allah, hatiku kan bergetar selamanya

Ketika aku belajar ilmu sains
Aku melihat kedashyatan Allah pencipta alam semesta ini
Aku sadar sains terbatas dan tak dapat mengungkapkan seluruh fenomena alam
Tetapi ketika aku bersama Allah, dia akan mengungkapkan rahasianya

Ketika aku merasakan cinta kasih manusia
Hatiku dilegakan oleh kehangatannya
Aku sadar cinta kasih manusia sangat terbatas dan temporal
Tetapi ketika aku merasakan cinta kasih Allah, hatiku kan hangat selamanya

Ketika aku melihat lukisan yang indah
Aku terpaku selama beberapa menit
Aku sadar itu semua hanyalah keindahan temporal
Tetapi ketika aku melihat keindahan wajah Allah, aku akan terpaku selamanya

Ya, perasaan-perasaan ini adalah suatu percikan dari sesuatu yang jauh lebih megah, yaitu perasaan ketika bersama Allah. Aku yakin dia memberikan sedikit dari kemegahannya agar kita mencari dan menginginkanNya. Percikan perasaan ini adalah turunan dari hubungan sebenarnya dengan Allah.

Roma 1:20 “Sebab apa yang tidak nampak dari pada-Nya, yaitu kekuatan-Nya yang kekal dan keilahian-Nya, dapat nampak kepada pikiran dari karya-Nya sejak dunia diciptakan, sehingga mereka tidak dapat berdalih”

Paul menyatakan bahwa bukti-bukti dari penciptaan telah cukup dan setiap dari kita tak mempunyai alasan untuk berdalih. Bertrand Russell salah ketika dia membuat pernyataan bahwa Tuhan tidak memberinya cukup bukti agar dia percaya.

Advertisements
Published in: on August 17, 2009 at 4:57 pm  Comments (1)  

The URI to TrackBack this entry is: https://ricksensw.wordpress.com/2009/08/17/arti-seni-game-cinta-fashion/trackback/

RSS feed for comments on this post.

One CommentLeave a comment

  1. ada


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: